Pages Navigation Menu

KOPERASI BINA PUSAKA SOLUSI FINANSIAL PASEMETONAN SIRA ARYA KANURUHAN

Mereka yang bhakti pada Leluhur, melaksanakan srada bhakti dengan rasa tulus ikhlas, maka kesenangan surge akan dinikmatinya. Ketulusan Kehidmatan dan kebersamaan dalam menjalankan srada bhakti tidak maksimal bila tidak diimbangi dengan kemampuan di bidang ekonomi. Atas dasar pemikiran itulah, maka Koperasi Bina Pusaka diwujudkan.

foto_koperasi_binapusaka_batabulan_gianyar_bali.

Dokumentasi Koperasi Bina Pusaka

HASIL MAHASABHA I

            Hasil Mahasabha I Pasemetonan Pratisantana Sira Arya Kanuruhan (PPSAK) di Besakih, tanggal 25 Agustus 2006 melalui Ketetapan Nomor 02/Tap/MS.I/AK/VIII/2006 mengamanatkan perlunya pengembangan bidang usaha dan dana di bawah Koordinator Wakil Ketua III.

            Tujuan Utamanya adalah untuk memfasilitasi penguatan ekonomi kerakyatan warga Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan, melalui Koperasi Simpan Pinjam. Nama “Bina Pusaka” dipilih berkaitan dengan tujuan organisasi. “Bina” berarti  tuntunan atau ajakan atau melakukan pembinaan kepada anggota untuk bergerak bersama menjadi lebih maju. Akronim “Pusaka” merupakan singkatan dari Pratisantana Utama Sira Arya Kanuruhan”. Jadi, Koperasi Bina Pusaka merupakan Koperasi warga Pratisantana Sira Arya Kanuruhan, milik Ida Bhatara Hyang Leluhur “Pedharman” Sira Arya Kanuruhan”. Sasarannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota.

KISAH PENDIRIAN KOPERASI

            Rapat Anggota Pendiri pembentukan Koperasi Bina Pusaka pertama kali digelar pada tanggal 21 Desember 2007, di PT Tohpati Poultry Denpasar, dengan menghadirkan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali (diwaliki Drs. I Gede Indra, MM). sejak hari itu, Koperasi Bina Pusaka resmi berstatus “Pra Koperasi” dengan modal awal Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dari saldo sisa kas Mahasabha I. pada tanggal 20 Januari 2008, dilaksanakan rapat Pengurus Pratisantana Sira Arya Kanuruhan di Rumah Ketua Umum PSAK Sibetan, karangasem.

            Pertemuan tersebut menyepakati susunan pembina, pengurus dan pengawas Koperasi Bina Pusaka. Setahun kemudian, pada tanggal 15 Februari 2009 berhasil diselenggarakan RAT pra koperasi di wantilan Pura Pedharman Sira Arya Kanuruhan Besakih, dengan total aset mencapai Rp. 831.344.274,- dan SHU sebanyak Rp. 8. 219.170,-. Jumlah anggota saat itu sebanyak 1031 orang.

            Berkat perjuangan Pengurus dan Manajer, maka Koperasi Bina Pusaka berhasil ditetapkan secara resmi sebagai Badan Hukum Nomor 02/BH/XXVII/II/2009, tertanggal 09 Februari 2009 yang ditandatangani oleh Bapak Gubernur Bali Made mangku Pastika. Koperasi Bina Pusaka merupakan Koperasi serba usaha dengan ijin usaha simpan pinjam, perdagangan umum dan jasa kontruksi. Alamat Koperasi Bina Pusaka di Jalan Raya Batubulan No. 63C Batubulan, Gianyar.

KEPENGURUSAN KOPERASI

            Masa kepengurusan Koperasi adalah tiga tahunan. Kini merupakan kepengurusan periode kedua (2012-2015) setelah sebelumnya melewati periode I (2009-2012) sebagai Ketua Pembina adalah I Wayan Geredeg, SH (Ketum PSAK). Ketua pengurus Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta dan sekretaris Drs. I Nengah Netera, dengan bendahara I Ketut Widjaya Putra. Anggota pengurus Ir. I Wayan Sukasta, PM dan I Ketut Mudiarsa,SE. Sebagai Pengawas terdiri atas Ketua Drs. I Gede Nurjaya, MM, dengan anggotanya Prof. Dr. I Ketut Yadnyana, SE.Ak, M.Si dan I Made Winia Budiasa. Manager adalah I Komang Agus Sudiyatmika,SE. Mereka telah bekerja berkontribusi untuk kemajuan koperasi, melakukan tugas-tugasnya dengan baik, hingga mencapai kemajuan-kemajuan seperti kondisi saat ini.

PERKEMBANGAN KEANGGOTAAN

            Kehadiran koperasi merupakan harapan bersama pengurus dan warga pasemetonan. Dengan harapan dapat meningkatkan kondisi ekonomi anggota dan menghasilkan dana bagi Pedarman Sira Arya Kanuruhan. Jumlah keanggotaan koperasi telah berkembang dari awalnya 1.031 orang saat Koperasi ini berstatus sebagai Pra Koperasi (2008) menjadi 1.178 orang saat RAT I, dan selanjutnya kini jumlah anggota menjadi 2.324. orang pada RAT VI (15 Maret 2015). Suatu kemajuan yang berarti, tetapi diakui masih belum maksimal, karena jumlah warga potensial masih lebih banyak dari angka tersebut.

            Secara proporsional jumlah anggota Koperasi tersebar yakni di Kabupaten Bangli, 457 orang (19, 63%), Kabupaten Karangasem 397 orang (17,10%), Kabupaten Tabanan 320 orang (13,77%), Kabupaten Gianyar 300 orang (12,91%), Kabupaten Jembrana 283 orang (12, 91%), Kota Denpasar 235 orang (10,11%) Kabupaten Badung 179 orang (7,70%), Kabupaten Klungkung 102 orang (4,40%), Kabupaten Buleleng 51 (2,2%).

            Bila warga PSAK berkomitmen penuh membesarkan Koperasi ini, maka diperlukan langkah nyata dari seluruh warga PSAK untuk bergabung menjadi Anggota Koperasi Bina Pusaka, untuk membangun Koperasi Bina Pusaka, Yang kita cintai bersama. Kita yakin Koperasi ini ke depan akan berkembang menjadi Koperasi besar kebanggaan seluruh warganya.

            Hingga hari ini, Koperasi Bina Pusaka telah berjalan dengan baik, walaupun terdapat kendala-kendala kecil. Dengan modal Rp. 100 juta pada tahun 2008, kini per 31 Desember 2014 telah mampu mencapai asset Rp. 5.629.697.070,14. Kredit yang disalurkan mencapai Rp. 4.829.068.639,96, simpanan Rp. 1.549.457.138,22 dan Simpanan berjangka Koperasi Rp 3.259.397.000,00, ditambah pinjaman pihak ketiga sebanyak Rp. 110.315.000. Tahun 2014, Koperasi Bina Pusaka berhasil membukukan SHU sebanyak Rp.84.785.627.26,-

            Hasil analisis keuangan menunjukan bahwa koperasi Bina Pusaka berada dalam keadaan sehat. Aspek permodalan termasuk sehat, walaupun angka rasio modal sendiri masih rendah. Hal ini disebabkan karena nilai setoran simpanan pokok masih rendah demikian juga realisasi simpanan wajib anggota. Karena itu, perlu dipikirkan peningkatan nilai setoran simpanan pokok maupun simpanan wajibnya. Aspek KAP (Kualitas Aktiva Produktif) sehat., dan aspek likuiditas juga sehat.

KUATKAN DUKUNGAN

            Koperasi tidak akan dapat hidup kuat tanpa dukungan dan partisipasi penuh dari pada anggotanya. Dukungan serius dan partisipasi bersama dari seluruh anggota sangat perlu dikuatkan. Koperasi menjadi besar karena anggotanya. Karena itu, kepada semua anggota yang telah menunjukkan dukungan dan partisipasinya memanfaatkan jasa koperasi selam ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Berpartisipasilah terus untuk kebesaran koperasi Bina Pusaka yang kita banggakan. Bagi warga yang belum menjadi anggota, kami berharap segera masuk menjadi anggota, selanjutnya dapat aktif berpartisipasi membesarkan koperasi ini.

Sumber : Warta Kanuruhan Edisi Perdana April 2015

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *